Kehabisan Ide Menulis – Untuk Isi Kepala yang Sudah Mati

Kehabisan Ide Menulis, Sepertinya Otak Saya Sudah Mati

Manusia itu bisa diakui keberadaanya, dan kemanusiannya bila mereka berpikir. Saya lupa kalimat bahasa latinnya. Meskipun, saya sih ga peduli apa bahasa latinnya. Saya cuma ingat pelajaran ISBD waktu kuliah dulu.

Kembali kepada hakekat manusia yang harus berpikir. Bagaimana jika pikiran dan kemampuan berpikirnya mati?

Saya tidak tahu dan tidak peduli dengan ukuran mana pikiran itu dianggap mati. Tapi, karena ini blog Saya, maka ukuran pikiran mati itu adalah,

Ketidakmampuan saya untuk mencari ruang untuk menjejalkan buku dan jurnal yang harus saya baca hanya demi menyelamatkan diri dari hinanya di drop out.

Saya sudah mencoba berbagai cara untuk beradaptasi dengan sistem belajar yang tidak saya sukai ini. Tapi nihil. Makin dalam saya tenggelam, makin malas untuk bergerak. Entah akhirnya saya malah ngambang karena tekanan permukaan air atau malah jadi teman batu di dasar danau.

Otak saya mati,

Bukti lain saya sudah kehabisan ide untuk menulis. Padahal katanya sih, rajin menulis itu adalah kunci sukses buat jadi blogger sukses.

Bodo amat

[Anggap saja saya yang sedang nulis sekarang ini bukan Saya yang ngebet dapet email approval dari Google Adsense]

Sejak kapan peraturan webmaster google jadi mandor buat Anda menulis? Anda membuat blog bukan untuk orang lain bukan?

Tapi untuk Anda sendiri. Entah ‘untuk Anda sendiri itu’ malah diwujudkan dalam keinginan Anda untuk memasang iklan dan mendapat duit dari iklan tersebut.

Untuk saat ini, Saya ga peduli. 

Tinggalkan Balasan